Skorr

Masalah dalam kutipan drama kemiskinan

Sastra Bahasa Indonesia · SMA medium

Cermati kutipan drama berikut!

Panggung menggambarkan sebuah kamar reot. Di dalamnya terdapat sebuah dipan dan dua buah kursi yang sudah rusak pula. Suasana kemiskinanlah yang tampil di situ.

Istri : (mengharap) Banyakkah hasil yang kau terima hari ini?

Suami : Bah, kosong sama sekali, seperempat rupiah pun tak dapat, dan kau bagaimana?

Istri : Ada seorang wanita muda memberi makan kepada kita.

Suami : Terima kasih moga-moga Tuhan memberkahinya. Apa yang diberikannya?

Istri : Sepotong roti.

Suami : Kalau begitu, masih adakah simpanan untuk esok pagi?

Istri : Masih, tetapi hanya untuknya.

Suami : Tak ada yang lain? Ah, maksudku selain dari roti itu.

Istri : Ada. Sepotong nasihat, supaya jangan membawa anak itu keluar karena udara terlalu lembab.

Masalah yang diungkapkan dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ....

  1. A
    harapan seorang pengemis terhadap masa depannya
  2. B
    penghasilan sepasang pengemis yang tidak memadai
  3. C
    pekerjaan yang dilakukan setiap hari oleh manusia
  4. D
    pertanyaan seorang suami kepada istri dan anaknya
  5. E
    suami istri saling menasihati dan menyayangi

Kunci jawaban

B

Penjelasan singkat

Kamar reot, hasil hari ini “kosong sama sekali”, makan pun dari pemberian orang — masalahnya penghasilan sepasang pengemis yang tak memadai.

(Jawaban draft awal — dapat disempurnakan lewat fitur suggest-answer / tinjauan.)

Petunjuk pentas menegaskan suasana kemiskinan; dialog berpusat pada hasil meminta-minta hari itu (kosong, seperempat rupiah pun tak dapat) hingga makanan esok hanya sepotong roti pemberian orang. Persoalan yang diangkat: penghasilan sepasang pengemis yang tidak memadai → B.

A (masa depan) tidak dibicarakan; C terlalu umum; D hanya bentuk lahir dialog; E tidak menggambarkan konflik utamanya. Jawaban: B.

⚡ Latihan Bahasa Indonesia SMA